Commando Semua Informasi Terkini Dan Ter-Update

Wednesday, December 14, 2016

Waduh .. Kelompok ISIS Berhasil Rebut 30 Tank Milik Rusia dan Sejumlah Rudal Grad di Palmyra - Commando

Waduh .. Kelompok ISIS Berhasil Rebut 30 Tank Milik Rusia dan Sejumlah Rudal Grad di Palmyra - Commando

C0MANDO.COM - PALMYRA - Dikabarkan jika Kelompok Islamic State atau lebih dikenal dengan kelompok ISIS telah berhasil merebut serangkan persenjataan Milik Rusia, termasuk 30 tank dan sejumlah rudal Grad Pada saat Kelompok Tersebut menyerbu Palmyra, Suriah. Kota kuno Palmyra sebenanya kota ini telah berhasil dikuasai oleh pasukan Suriah, namun telah direbut kembali oleh ISIS dalam serangan 10 Desember lalu.

Perlu juga diketahui sebelumnya jika Kemenangan pasukan Suriah yang dibantu oleh Rusia telah dirayakan dengan menggelar konser  besar besaran di Atas reruntuhan banguanan-bangunan kuno yang dihancurkan oleh ISIS di Palmyra. Namun, kini Suriah kembali kehilangan kota bersejarah itu.


Waduh .. Kelompok ISIS Berhasil Rebut 30 Tank Milik Rusia dan Sejumlah Rudal Grad di Palmyra - Commando

Terkait dengan hal ini Negara Rusia Murka dan bahkan menyalahkan Amerika Serikat (AS) yang Rusia tuduh telah sengaja membiarkan kelompok ISIS dari Irak lari ke Palmyra.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), mengatakan ISIS telah menguasai berbagai persenjataan yang ditinggalkan oleh Rusia di Palmyra.

Kelompok ISIS melalui medianya, Amaq, juga mengonfirmasi bahwa mereka memang berhasil merebut berbagai senjata Rusia. Melalui medianya itu pula, para militan ISIS berpose di samping tank-tank dan kendaraan lapis baja Rusia yang mereka rebut.

Laporan terbaru, yang dikutip dari IB Times, Rabu (14/12/2016), menyebut para militan ISIS sedang menuju ke pangkalan udara T4, Tiyas, yang terletak sekitar 100 km dari Homs dan 60km dari Palmyra, yang digunakan oleh pasukan Rusia. ISIS melalui medianya tersebut juga mengklaim bahwa mereka telah mengambil alih ladang minyak dan gas terdekat.

Militer Rusia dan Suriah belum berkomentar atas jatuhnya persenjataan Moskow di Palmyra ke tangan kelompok ISIS.