Commando Semua Informasi Terkini Dan Ter-Update

Tuesday, December 13, 2016

KETERLALUAN .. Oknum China berani Pakai Mobil Plat TNI Palsu - Commando

Mungkin Tidak Jika Mobil Tersebut Dipakai Untuk Mengedarkan Narkoba ?  Oknum China berani Pakai Mobil Plat TNI Palsu - Commando

Jakarta - Kepolisian dan POM TNI, melakukan penggerebekan di rumah seorang pengusaha berinisial RS (30), lantaran empat mobilnya menggunakan plat nomor Polri dan TNI palsu, di Puri Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (29/6), kemarin.

ada oknum Cina, berani pakai mobil dengan plat palsu TNI. herannya, mereka juga memiliki Kartu Anggota TNI..

"Kepolisian dan POM TNI telah melakukan pengecekan dan mendapatkan memang plat nomor di mobil itu palsu," ujar Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/6).

Dikatakan Rikwanto, pelaku sempat menunjukkan surat kalau plat nomor mobil Fortuner dan Terios dikeluarkan Polda Jawa Barat, Januari 2014, lalu. Namun, setelah dicek ternyata surat tersebut palsu.

"Dibuat dengan sembarangan. Ada surat, tapi nama dan cap jelas itu palsu. Surat itu dia buat sendiri," imbuh Rikwanto.
ada oknum Cina, berani pakai mobil dengan plat palsu TNI. herannya, mereka juga memiliki Kartu Anggota TNI..

Ia menyampaikan, polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap RS untuk mengetahui maksud dan tujuannya menggunakan pelat nomor palsu itu.

Baca Juga :
Kumpulan Meme Bom Panci Bikin Ngakak - Commando
GNPF MUI Akan Kerahkan Ribuan Massa, Polisi Sudah Siaga di PN Jakut - Commando

"Alasan sementara, untuk jago-jagoan saja supaya tidak ada halangan di jalan. Namun, itu hanya alasan saja. Kita masih melakukan pendalaman," tegasnya.

Menurut Rikwanto, pelaku mengaku baru tiga bulan menggunakan pelat nomor Polri dan TNI serta rotator itu.

"Saat ini pelat nomor dan rotator sudah dicopot. Ia mengaku baru tiga bulan menggunakannya. Tidak ada kerabatnya yang merupakan anggota polisi. Kita kenakan Pasal Pemalsuan 263 KUHP," tandasnya.

Pada saat penggerebekan, petugas menemukan empat mobil diduga menggunakan pelat nomor palsu, yakni Ford Ranger berpelat TNI AD 6109-37, Nissan Xtrail berpelat TNI AD 6043-34, Daihatsu Terios berpelat Polri 3402-24 (menggunakan sirene dan rotator), serta mobil Toyota Fortuner 20-20 atau 3149-17.

Kepolisian menangani dua mobil berpelat Polri, sementara POM TNI memproses dua mobil berpelat TNI AD. (Berita Satu)