Commando Semua Informasi Terkini Dan Ter-Update

Friday, December 23, 2016
Berlangganan

Keren .. India Kembali Tambah Daya Jangkau Rudal Brahmos, Bahkan Moncong Rudalnya Sudah Diarahkan ke China - Commando

Keren .. India Kembali Tambah Daya Jangkau Rudal Brahmos, Bahkan Moncong Rudalnya Sudah Diarahkan ke China - Commando

C0MANDO.COM - INDIA - Dikabarkan jika Kemampuan jelajah rudal Brahmos hasil dari kerjasama antara India dan Rusia kini terus ditingkatkan. Bahkan Untuk Kesepakatan peningkatkan jarak tembak rudal berkecepatan supersonik ini sendiri langsung disampaikan oleh Menteri Pertahanan Negara India Subhash Brahme kepada parlemen India pada tanggal 16 Desember lalu.

Sebelumnya Negara Rusia telah menyetujui jika Negara India memproduksi rudal Brahmos melalui program Missile Technology Control Regime (MTCR) dengan jarak tembak rudal dibatasi hanya sejauh 200 km. Namun selepas  Presiden Rusia Putin datang ke ke India pada pertengahan Oktober lalu, telah terjadi peningkatan jarak tembak rudal Brahmos hingga bisa menghantam target sejauh 600 km.

Keren .. India Kembali Tambah Daya Jangkau Rudal Brahmos, Bahkan Moncong Rudalnya Sudah Diarahkan ke China - Commando

Perlu Diketahui jika jarak tembak sejauh itu, jika diarahkan ke arah timur dan utara bisa menghantam kota-kota penting di China, sebut saja semua wilayah Yunan dan Tibet. Perlu juga diketahui bersama jika sampai dengan saat ini Negara India sudah menempatkan lebih dari 100 rudal Brahmos yang bersifat mobil dan lima peluncur rudal otonom.

Semua moncong rudal Brahmos mengarah ke timur dan utara yang merupakan kawasan paling ujung di Arunachal Pradesh serta berbatasan langsung dengan wilayah China. Dengan penempatan rudal Brahmos yang masih memiliki jarak tembak maksimal 290 km itu, pemerintah China sudah ketakutan.

Apalagi jika rudal Brahmos yang memiliki jarak tembak 600 km mulai ditempatkan,militer  China bukan tidak mungkin bakal makin ketar-ketir. Sambil menunggu proses pengembangan rudal Brahmos, militer India saat ini juga sedang melakukan latihan penembakan rudal menggunakan jet tempur Sukhoi Su-30MKI dan penembakan dari kapal selam.

Saat ini  40% material rudal Brahmos merupakan buatan India dan 60% komponen rudal berasal dari Rusia dan sudah bisa diproduksi sendiri oleh industri militer India.

Produk-produk rudal Brahmos  juga telah  diekspor ke sejumlah negara di kawasan Asia seperti  Vietnam, Malaysia, Filipina, Thailand, termasuk Indonesia.

Sedangkan negara-negara di luar Asia yang sudah menyatakan tertarik untuk membeli antara lain Argentina, Brazil, Bulgaria, Chile, Afrika Selatan dan Uni Emirat Arab.