Commando Semua Informasi Terkini Dan Ter-Update

Friday, November 18, 2016

Terkait Rush Money 25, Mentri Keuangan : Ajakan Tarik Dana Besar-besaran Hasutan Berbahaya - Commando

Terkait Rush Money 25, Mentri Keuangan : Ajakan Tarik Dana Besar-besaran Hasutan Berbahaya - Commando

C0MANDO.COM - JAKARTA - Di Informasikan Jika Bahwasannya Menteri Keuangan (Menkeu) Negara Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati menilai jika ajakan menarik dana secara masif di perbankan (rush money) pada 25 November mendatang merupakan sebuah hasutan yang sangat berbahaya bagi Negara.

Bahkan Terkait ISU Rush Money Tersebut Mentri Keuangan meminta agar masyarakat luas tidak mudah terhasut untuk melakukan perbuatan yang dapat merusak perekonomian Indonesia.

Terkait Rush Money 25, Mentri Keuangan : Ajakan Tarik Dana Besar-besaran Hasutan Berbahaya - Commando

Sebagai Informasi Tambahan Jika HImbauan ini Sendiri Langsung disampaikan oleh Sri Mulyani Pada saat ia berada dalam sebuah acara Diskusi Ekonomi Indonesia Menyongsong 2017 di SCTV Tower, Jakarta, Kamis malam (17/11/2016).

"Menurut saya, itu (rush money) adalah suatu hasutan yang berbahaya. Kalau masyarakat peduli dengan perekonomian Indonesia dan negara kita, dia akan menjaga dan tidak mudah dihasut untuk merusak negaranya sendiri," ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani Juga Menambahkan jika, seluruh masyarakat indonesia sangat perlu ikut menjaga perekonomian nasional tetap stabil. Apabila ajakan rush money benar-benar terjadi, ujar Sri Mulyani, imbasnya bukan hanya ke sektor keuangan, tapi merembet pada ketidakstabilan ekonomi Indonesia.

"Kalau ekonomi tidak stabil, yang terkena adalah masyarakat kelas menengah dan bawah. Ekspresikan pandangan politik dengan cara-cara politik. Tapi kalau ekspresinya dilakukan dengan cara sabotase atau melukai diri sendiri, yang kena masyarakat tadi," kata dia.

Namun, dia yakin masyarakat tidak akan melakukan aksi yang dapat merugikan atau menghancurkan dirinya maupun negaranya.

"Masyarakat tahu, itu tidak akan baik buat mereka sendiri. Jadi mereka tidak akan melakukan yang akan membahayakan masyarakat sendiri karena keinginan mereka menciptakan kondisi sosial yang baik dan kesempatan kita untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat," tandas Sri Mulyani.(Fik/Nrm)