Commando Semua Informasi Terkini Dan Ter-Update

Friday, November 18, 2016

Saat ini Pihak Kepolisian Nigeria Tengah Selidiki Video Anak Kecil yang Dibakar karena Mencuri Semangkok Bubur - Commando

Saat ini Pihak Kepolisian Nigeria Tengah Selidiki Video Anak Kecil yang Dibakar karena Mencuri Semangkok Bubur - Commando

C0MANDO.COM - ABUJA - Di Informasikan Jika Bahwasannya Saat ini Pihak Kepolisian Nigeria tengah menyelidiki video yang menunjukkan ada seorang anak lelaki yang dipukuli sampai babak belur dan Bahkan sampai dibakar setelah sebelumnya anak tersebut dituduh telah mencuri beberapa makanan, termasuk bubur. Sebagai Informasi Tambahan juga jika Rekaman video tersebut sudah muncul sejak awal bulan ini, yang di mana dalam video tersebut sejumlah orang mengklaim insiden tersebut terjadi di Lagos, pusat komersial Nigeria.

Dalam video tersebut terlihat dengan jelas jika kerumunan orang menganiaya seorang anak lelaki yang telah dituduh mencuri garri (bubur singkong). Korban dipukul dengan batu sebelum diikat dan dibakar. Dia dilaporkan meninggal karena luka-lukanya.

Saat ini Pihak Kepolisian Nigeria Tengah Selidiki Video Anak Kecil yang Dibakar karena Mencuri Semangkok Bubur - Commando

Perlu Juga Di ketahui Jika dalam Insiden tersebut Ada dua laporan yang berbeda yang dirilis oleh media setempat. Laporan pertama menyebutkan jika korban merupakan anak lelaki berusia tujuh tahun yang diserang massa yang marah di Lagos lantaran mencuri semangkok bubur. Dan Pada Laporan kedua menyebutkan jika korban berusia 20-an tahun dan merupakan bagian dari geng perampok bersenjata.

Dan Terkait dengan hal tersebut Kepolisian Nigeria menyebutkan jika bahwasannyapihaknya ragu jika video kekerasan tersebut terjadi di Lagos.

”Penyelidikan awal sedang berlangsung, pimpinan menjamin anggota masyarakat bahwa jika itu benar-benar terjadi di Lagos, pelaku tindakan barbar tersebut akan ditangkap dan diadili karena (polisi) tidak akan mentoleransi hukum rimba dijatuhkan kepada siapa pun, terlepas dari pelanggaran tersebut telah dilakukan,” kata juru bicara polisi Lagos, Dolapo Badmos, seperti dikutip dari Premium Times, Jumat (18/11/2016).

Rekaman video aksi barbar tersebut telah menyebar di media sosial dan memicu kemarahan publik. Warga Nigeria meminta pihak berwenang untuk menyeret para pelaku kekerasan ke pengadilan dan mendesak polisi untuk mengakhiri apa yang mereka sebut sebagai hukum rimba.