Commando Semua Informasi Terkini Dan Ter-Update

Tuesday, November 8, 2016
Berlangganan

Presiden RI Institusi Polri Harus KUAT Jangan Kalah dengan Kelompok Kecil - Commando

Presiden RI Institusi Polri Harus KUAT Jangan Kalah dengan Kelompok Kecil - Commando

C0MANDO.COM - JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo memberikan arahan kepada pejabat Polri selepas aksi damai yang digelar pada hari Jumat 4 November 2016 Lalu. Dalam Acara ini Banyak di Hadiri Oleh, pejabat tinggi di Mabes Polri, seluruh kapolda dan pemimpin pengamanan dalam aksi tersebut.

Presiden RI Institusi Polri Harus KUAT Jangan Kalah dengan Kelompok Kecil - Commando

Baca Juga :
Saat Ini Kapolri Bidik Fahri Hamzah Terkait Pasal Makar - Commando
Pihak Kepolisian Sedang Mendalami Siapa Komando Provokator Kader HMI - Commando
Muhammadiyah Pegang Komitmen Presiden Untuk Tidak Lindungi Ahok - Commando

Dalam Arahannya Tersebut Presiden Menyebutkan Jika Bahwasannya Negara Indonesia Merupakan Bangsa yang besar dengan 17 ribu pulau, ratusan kabupaten dan kota. Sementara itu, Polri, adalah institusi besar dengan jumlah anggota 430 ribu personel.

Oleh Karenanya, institusi sebesar Polri Tidak boleh takut apalagi kalah dengan kelompok-kelompok maupun organisasi Kecil. Penegakan hukum yang tegas dan kuat akan menjadi penting karena dengan begitu akan membuat negara menjadi kuat.

"Tidak boleh institusi sebesar Polri ragu, kalah apalagi, terhadap kelompok-kelompok kecil, terhadap organisasi-organisasi apa pun, tokoh-tokoh siapa pun. Karena, dengan penegakan hukum yang tegas itulah negara ini akan kuat," ujar Jokowi, di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Selasa 8 November 2016.

Baca Juga :
Gus Sholah: Jokowi Harusnya Temui Pimpinan Aksi Damai 4/11
Hati Hati !! Polri Ancam Akan Tindak Provokator Penyebar Kebencian di Media Sosial - Commando

Bahkan Presiden Juga Menegaskan Jika, negara harus kuat. Marwah negara dan Polri sebagai institusi juga harus dijaga. Selain itu, Presiden juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada aparat Polri dan TNI yang menjaga aksi besar 4 November 2016. Berdasarkan laporan kapolri, ada 18 yang terluka dan 12 lagi hingga kini masih dirawat.

"Saya juga ingin menyampaikan rasa simpati yang dalam kepada anggota TNI dan Polri yang menjadi korban kekerasan dalam menjalankan tugas saat itu," katanya. (Viva)