Commando Semua Informasi Terkini Dan Ter-Update

Thursday, November 10, 2016

Pencapaian Pajak RI Terbaik , Panglima TNI: Negara Lain Sampai Iri - Commando

Pencapaian Pajak RI Terbaik di atas Inggris dan Prancis , Panglima TNI: Negara Lain Sampai Iri - Commando

C0MANDO.COM - Jakarta - Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo Diketahui di undang oleh DPJ Untuk mendatangi Kantor Pusat Direktorat Jendral Pajak (DJP), di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan. Jendral Gatot memang diminta secara langsung oleh Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi untuk ikut menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pajak ke-10.

Pencapaian Pajak RI Terbaik di atas Inggris dan Prancis , Panglima TNI: Negara Lain Sampai Iri - Commando

"Jadi saya diminta oleh Dirjen Pajak untuk menyampaikan wawasan kebangsaan agar bangsa ini bisa, Ditjen Pajak ini bisa meningkatkan kemampuannya untuk meningkatkan pendapatan pajak karena kondisinya sulit," ungkap Jendral Gatot di lokasi, Senin (7/11/2016).

Jendral Gatot Juga menyampaikan, jika kondisi perekonomian bangsa Indonesia masih bisa terbilang cukup baik di tengah kondisi perekonomian global yang saat ini tengah kritis. Itu lantaran, kata Gatot, pada tahun 2015, World Bank (WB) menyampaikan bahwa Indonesia termasuk ke dalam peringkat 8 besar pertumbuhan ekonomi yang baik.

"Yang saya katakan tadi, tahun 2015 pertumbuhan ekonomi kita ini rata-rata 4,7%. Tapi World Bank menyampaikan kita ini 8 besar terbaik di atas Inggris dan Prancis," kata Gatot.

"Kondisi seperti ini, saya menyampaikan bahwa inilah yang menyebabkan negara-negara yang lainnya iri terhadap Indonesia. Indonesia punya sumber alam, untuk makanan, energi berlimpah," sambungnya.

Namun Perlu Juga Diketahui Jika Kelebihan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia ini, kata Gatot, bisa menimbulkan ancaman dari luar, yang memperebutkan sumber daya dan energi yang dimiliki oleh Indonesia.

"Presiden Jokowi pada saat disumpah di Senayan dalam pidatonya mengatakan, (Indonesia) kaya akan sumber daya alam (dapat) menjadi petaka. Dan sekarang Indonesia diperebutkan dari berbagai lini, tapi yang dirongrong, kondisi dalam negerinya, ke-bhinekatunggalika-an kitalah yang digoyang-goyang," ujar Gatot.

Oleh Karenanya, dirinya datang dalam Rapimnas Pajak untuk dapat membantu mencari jalan untuk dapat menyikapi kondisi keadaan Indonesia.

"Ini yang bisa saya sampaikan sehingga diharapkan seluruh kepala kantor, eselon 2, 3, bisa mengetahui benar bangsa ini memang terancam, karena semua butuh bangsa ini. Kemudian tahu situasinya, tau bagaimana menyikapinya, dan bisa lebih bekerja keras lagi," tutupnya.(Dtik)