Commando Semua Informasi Terkini Dan Ter-Update

Friday, November 25, 2016

Nah Lohh Saat ini Polisi Terus Pantau Media Sosial Jelang Aksi Damai 2 Desember Mendatang - Commando

Nah Lohh Saat ini Polisi Terus Pantau Media Sosial Jelang Aksi Damai 2 Desember Mendatang - Commando

C0MANDO.COM - JAKARTA - Tim Cyber Crime Mabes Polri dikabarkan akan terus memantau aktivitas media sosial di negara kesatuan republik indonesia menjelang aksi damai yang direncanakan akan berlangsung pada Tanggal 25 November dan 2 Desember 2016 Mendatang.

Terkait dengan hal ini Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agung Setya‎ menyebutkan jika pergerakan oknum provokator telah berlangsung masif jelang aksi damai yang digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

Nah Lohh Saat ini Polisi Terus Pantau Media Sosial Jelang Aksi Damai 2 Desember Mendatang - Commando

"Kita juga terus mengidentifikasi, khususnya provokator ya, yang memprovokasi dengan gambar maupun tulisan. Kita sih melihatnya cukup masif sekarang," Agung di Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2016).

Brigjen Pol Agung Setya juga menambahkan jika Saat ini Polri Sudah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk melakukan pemantauan aktivitas para provokator media sosial. yang nantinya, ‎Korps Bhayangkara akan menindak dengan tegas para pelaku provokator tersebut.

"Konten yang kita buat di media sosial itu kiranya bisa dipikirkan kembali. Walaupun kita iseng misalnya me-retweet, copy paste, meneruskan, dan itu sudah masuk dalam pelanggaran UU ITE," tegas dia. Brigjen Agus menegaskan, Polri akan fokus untuk menindak tegas akun-akun yang melakukan provokasi yang berunsur Suku Ras Agama dan Antar golongan (SARA).

Karena itu, Agus mengimbau agar peguna media sosial lebih bijak dalam melakukan aktivitas di dunia maya.

"Jadi siapa yang membuat konten yang sifatnya provokasi, SARA, hate speach, itu UU ITE melarang. Enggak cuma itu, walaupun kita hanya menyebarkan itu juga dilarang," tutupnya.