Commando Semua Informasi Terkini Dan Ter-Update

Wednesday, November 16, 2016

Kapal Induk Rusia lakukan Serangan Besar-besaran di kawasan Suriah - Commando

Kapal Induk Rusia lakukan Serangan Besar-besaran di kawasan Suriah - Commando

C0MANDO.COM - SURIAH - Dilaporkan Jika Bahwasannya saat ini Kapal induk Rusia Admiral Kuznetsov yang memimpin armada tempur Rusia di Kawasan Laut Mediterania untuk pertama kalinya dikabarkan jika kapal induk ini melancarkan serangan besar-besaran kepada kelompok teroris yang bermukim di Provinsi Idlib dan Homs, Suriah pada hari Selasa Kemarin. Terkait dengan hal ini Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu, mengungkapkan jika yang menjadi target utama dan serangab besar besaran yang dilakukan oleh Kapal Induk Rusia ini Sendiri adalah kelompok teroris ISIS dan Al-Nusra.

Kapal Induk Rusia lakukan Serangan Besar-besaran di kawasan Suriah - Commando


”Hari ini (kemarin) pukul 10.30 dan 11.00, kami meluncurkan operasi besar-besaran terhadap posisi kelompok teroris ISIS dan Al-Nusra  di Provinsi Idlib dan Homs,” kata Shoigu pada pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan para pejabat senior Angkatan Bersenjata Rusia.

Bahkan Dalam Keteranagnnya Juga Shoigu juga membenarkan jika kapal induk Admiral Kuznetsov untuk pertama kalinya dalam sejarah ikut ambil bagian dalam operasi militer di Suriah. Pesawat jet tempur Su-33 yang meluncur dari dek kapal induk Rusia tersebut juga ikut membombardir posisi kelompok teroris di dua provinsi di Suriah.

Shoigu menambahkan jika, posisi teroris ISIS dan al-Nusra kini sudah terkena rudal jelajah dari kapal perang Admiral Grigorovich. yang dimana Serangan ini menargetkan pabrik dan depot senjata yang dioperasikan kelompok jihadis di Suriah.

”Sasaran utama dari serangan ini adalah gudang dengan amunisi, pertemuan (teroris) dan pusat pelatihan teroris, serta pabrik untuk produksi berbagai jenis senjata pemusnah massal,” ujar  Shoigu, seperti dikutip Russia Today.

Dalam Kesempatan ini juga ia menekankan jika kelompok teroris di Suriah ternyata memiliki pabrik-pabrik untuk memproduksi senjata.

"Pabrik mereka, bukan lokakarya, lebih khusus pabrik untuk memproduksi segala macam senjata pemusnah massal,” kata Shoigu.

”Jelas, ini adalah produksi dari industri mapan, ini adalah target untuk serangan hari ini. Dan (serangan terhadap) mereka akan terus berlanjut,” imbuh Menteri Pertahanan Rusia ini. Sebelum meluncurkan serangan besar-besaran, Rusia sudah menentukan target melalui data pengintaian.

Juru bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, juga mengkonfirmasi operasi militer besar-besaran yang dimulai pada hari Selasa kemarin. Menurut Peskov, wilayah Aleppo belum masuk dalam target serangan.

”Aleppo belum disebutkan dalam laporan menteri pertahanan, melainkan daerah lain yang (Provinsi) Homs dan Idlib,” ujar Peskov.