Commando Semua Informasi Terkini Dan Ter-Update

Wednesday, November 9, 2016

Astagfirullah Karena Tersinggung, Siswa SMP Tega Tikam Guru 13 Kali - Commando

Astagfirullah Karena Tersinggung, Siswa SMP Tega Tikam Guru 13 Kali - Commando

PALEMBANG - AF (14) siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu Al Karim Noer nekat menikam gurunya sendiri Kurniasih Awaliyah (35) alias Asih dengan menggunakan pisau sebanyak 13 kali. Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Al Karim Noer yang berada di Jalan Kolonel Wahid Udi, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Selasa 8 November.

Astagfirullah Karena Tersinggung, Siswa SMP Tega Tikam Guru 13 Kali - Commando

Kejadian tersebut bermula saat pelaku AF yang telah satu minggu tidak masuk sekolah tanpa izin, tiba-tiba datang dan masuk ke dalam kelas. Melihat kedatangan AF, Kurniasih sang guru mencoba menegur dan melarang pelaku untuk masuk kelas lantaran dikhawatirkan menganggu teman-temannya yang saat itu sedang melangsungkan lomba puisi sebagai peringatan Hari Pahlawan. Merasa tidak senang, pelaku AF alngsung mengambil tas dan mencoba pulang dari sekolah.

 “Aku langsung ambil tas mau pulang, tapi dihalangi guru (korban Asih). Tapi aku langsung saja pulang,” kata pelaku AF saat dibincangi di Mapolsek Sekayu. Tujuan pulang tersebut tiba-tiba berubah saat pelaku AF melintasi kantin sekolah untuk mengambil motor. Sebab, di kantin tersebut, pelaku AF melihat sebilah pisau tergeletak di atas meja. “Lewat kantin, aku lihat pisau langsung aku ambil.

Ada kawan yang mencegah, tapi langsung aku tepis,” ucap dia. Usai mengambil pisau, pelaku AF langsung menuju ke ruang guru yang berada di lantai dasar gedung sekolah yang memiliki dua lantai itu. Tanpa banyak basa-basi, pelaku AF langsung menghujamkan pisau tersebut ke tubuh sang guru yang saat itu sedang hendak membuka pintu ruang laboratorium yang terhubung dengan ruang guru. Mendapati serangan membabi buta korban Kurniasih tidak dapat mengelak atau menghindar dari hujanan pisau yang dilayangkan oleh pelaku AF. Bahkan, beberapa guru lain yang kebetulan berada di dalam ruang guru berlari ketakutan melihat aksi murid kelas VIII itu.

“Aku tidak ingat lagi berapa kali menusuk, yang aku ingat berkali-kali,” ucap dia. Usai melampiaskan rasa kesalnya, pelaku AF langsung keluar dari sekolah dengan tujuan pulang ke rumah. Namun, dikarenakan saat pulang rumah dalam keadaan kosong, dia pun pergi ke tempat temannya yang berada di Lingkungan VII Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu. “Pisaunya langsung aku buang ke Sungai Musi di Kampung VII,” terang dia.

Akibat perbuatan pelaku AF, korban Asih menderita cukup parah yakni dengan 13 luka akibat terkena pisau yang digunakan oleh pelaku. Luka disekujur tubuh tersebut berada di dada, tangan kiri dan kanan, serta punggung. (OKZ)